Ketahui hero counter MLBB yang efektif untuk menghadapi lawan kuat, lengkap dengan tips memilih hero agar peluang menang makin besar.
Hero counter MLBB yang harus kamu ketahui

Dalam permainan Mobile Legends: Bang Bang, menang bukan hanya soal mekanik cepat atau damage besar. Pemilihan hero juga punya pengaruh besar, terutama saat masuk mode draft pick. Salah satu hal penting yang sering dilupakan pemain adalah memahami hero counter MLBB.

Hero counter adalah hero yang memiliki kemampuan untuk membatasi, menekan, atau mengganggu hero lawan. Counter tidak selalu berarti bisa membunuh lawan dengan mudah, tetapi bisa membuat hero musuh sulit bergerak, sulit farming, atau tidak bisa memakai skill secara maksimal.

Meta MLBB bisa berubah setiap patch karena ada buff, nerf, rework, dan penyesuaian atribut hero. Patch 2.1.67 pada April 2026, misalnya, membawa banyak penyesuaian terhadap hero Marksman dan beberapa hero lain, jadi daftar counter sebaiknya selalu disesuaikan dengan kondisi terbaru.

Apa Itu Hero Counter MLBB?

Hero counter MLBB adalah hero yang dipilih untuk menghadapi kekuatan tertentu dari hero lawan. Misalnya, hero yang sangat lincah bisa dilawan dengan hero crowd control. Hero dengan shield tebal bisa dilawan memakai hero atau item yang mampu mengurangi efek shield. Hero marksman late game bisa ditekan sejak awal agar tidak sempat berkembang.

Counter hero bukan berarti kamu otomatis menang. Faktor seperti positioning, kerja sama tim, rotasi, emblem, item, dan objektif tetap menentukan hasil pertandingan. Namun, memilih counter yang tepat bisa membuat permainan jauh lebih mudah.

Hero Counter MLBB yang Sering Dipakai

1. Khufra untuk Counter Hero Lincah

Khufra termasuk tank yang sering dipakai untuk melawan hero dengan mobilitas tinggi. Skill Bouncing Ball miliknya bisa mengganggu hero yang sering dash atau blink.

Khufra cocok digunakan untuk menghadapi hero seperti Ling, Fanny, Lancelot, Benedetta, dan Harith. Saat hero-hero tersebut masuk ke area team fight, Khufra bisa menghentikan pergerakan mereka dan membuka peluang tim untuk melakukan burst damage.

Tips memakai Khufra adalah jangan terlalu cepat mengeluarkan skill. Tunggu lawan memakai dash atau masuk terlalu dalam, lalu gunakan skill untuk mengunci pergerakannya.

2. Minsitthar untuk Menghambat Hero Dash

Minsitthar adalah salah satu pilihan counter yang kuat untuk hero yang bergantung pada dash. Ultimate miliknya bisa membatasi penggunaan skill blink atau dash di area tertentu.

Hero ini cocok untuk menghadapi Benedetta, Paquito, Lancelot, Wanwan, Harith, dan hero gesit lainnya. Dalam team fight, ultimate Minsitthar bisa membuat hero lawan kehilangan ruang gerak.

Gunakan Minsitthar saat tim lawan punya banyak hero lincah. Jangan gunakan ultimate sembarangan karena efeknya paling kuat saat team fight besar atau saat lawan ingin masuk ke backline.

3. Kaja untuk Menculik Core Lawan

Kaja efektif untuk mengincar hero penting lawan, terutama jungler, marksman, atau mage yang posisinya terlalu maju. Ultimate Kaja bisa menarik satu target dan membuatnya sulit kabur.

Kaja cocok untuk melawan hero seperti Claude, Moskov, Granger, Gusion, Ling, dan hero core yang punya damage tinggi tetapi tidak terlalu tebal.

Cara main Kaja yang benar adalah sabar menunggu momen. Jangan langsung membuka war jika tim belum siap follow up. Kaja paling berbahaya ketika bisa menculik satu hero penting sebelum team fight dimulai.

4. Franco untuk Pick Off Hero Licin

Franco adalah counter yang bergantung pada akurasi hook dan timing ultimate. Jika hook mengenai hero core lawan, tim bisa langsung menghabisinya.

Franco cocok untuk mengganggu jungler musuh, menculik marksman, dan memaksa mage lawan bermain lebih hati-hati. Hero seperti Fanny, Ling, Claude, dan Xavier bisa sangat terganggu jika Franco sering membuka map dengan baik.

Agar efektif, Franco harus aktif rotasi. Jangan hanya diam di lane. Manfaatkan semak-semak, baca pergerakan lawan, dan incar hero yang tidak punya spell escape.

5. Diggie untuk Counter Crowd Control

Diggie adalah support yang sangat berguna saat lawan punya banyak efek stun, knock up, atau crowd control area. Ultimate Diggie bisa membantu tim keluar dari tekanan CC.

Diggie cocok dipakai melawan Atlas, Tigreal, Khufra, Minotaur, Lolita, dan hero inisiator lainnya. Saat lawan mengandalkan combo team fight, Diggie bisa mematahkan momentum mereka.

Namun, Diggie harus menjaga posisi. Jangan terlalu depan karena hero ini mudah tumbang jika terkena burst damage.

6. Esmeralda untuk Melawan Hero Shield

Esmeralda dikenal kuat melawan hero yang mengandalkan shield. Ia bisa menyerap shield lawan dan mengubahnya menjadi keuntungan untuk dirinya sendiri.

Esmeralda cocok untuk menghadapi hero seperti Harith, Uranus, Chang’e, dan beberapa hero dengan efek shield tebal. Dalam kondisi tertentu, Esmeralda juga bisa menjadi pilihan kuat di exp lane.

Kunci memakai Esmeralda adalah memahami kapan harus masuk dan keluar dari pertarungan. Jangan terlalu memaksa war jika item belum cukup.

7. Valir untuk Mengusir Fighter dan Tank Tebal

Valir sangat menyebalkan bagi hero melee karena punya efek slow, knockback, dan damage area. Hero ini cocok untuk menjaga jarak dari fighter atau tank yang ingin masuk ke barisan belakang.

Valir bisa digunakan untuk menghadapi Yu Zhong, Terizla, Fredrinn, Hylos, dan hero tebal lain yang mengandalkan tekanan jarak dekat.

Gunakan skill Valir untuk zoning, bukan hanya untuk mencari kill. Tugas utamanya adalah membuat lawan sulit mendekat ke marksman atau mage tim sendiri.

8. Saber untuk Mengunci Assassin dan Marksman

Saber adalah pilihan sederhana tetapi efektif untuk mengunci satu target. Hero ini cocok untuk pemain yang ingin counter hero tipis dengan burst cepat.

Saber bisa dipakai untuk melawan Fanny, Ling, Gusion, Lesley, Layla, Miya, atau marksman yang tidak punya mobilitas tinggi. Sekali ultimate masuk, target biasanya langsung terancam mati jika item Saber sudah jadi.

Kelemahannya, Saber mudah terbaca jika terlalu sering bersembunyi di semak yang sama. Rotasi dan timing sangat penting.

9. Lolita untuk Menahan Serangan Proyektil

Lolita kuat melawan hero yang mengandalkan serangan jarak jauh atau proyektil. Shield miliknya bisa menahan banyak damage dari arah depan.

Lolita cocok untuk menghadapi Chang’e, Granger, Kimmy, Beatrix, dan beberapa marksman jarak jauh. Dalam team fight, Lolita bisa melindungi tim sekaligus membuka peluang inisiasi dengan ultimate.

Agar maksimal, arah shield harus tepat. Salah posisi sedikit saja bisa membuat damage lawan tetap masuk ke tim.

10. Phoveus untuk Menghukum Hero Banyak Blink

Phoveus dikenal sebagai hero yang bisa menghukum lawan yang sering blink atau dash. Semakin sering lawan memakai skill mobilitas, semakin besar peluang Phoveus ikut masuk dan memberi tekanan.

Phoveus cocok untuk menghadapi hero seperti Benedetta, Wanwan, Harith, Lancelot, dan Paquito. Ia sangat berguna jika tim lawan punya banyak hero gesit.

Namun, Phoveus kurang efektif jika lawan tidak banyak memakai dash. Jadi, pilih hero ini berdasarkan komposisi musuh, bukan sekadar karena terlihat kuat.

Tips Memilih Hero Counter MLBB

Pertama, lihat dulu komposisi lawan. Jangan hanya counter satu hero, tetapi perhatikan keseluruhan draft. Jika lawan punya banyak hero crowd control, Diggie bisa lebih berguna. Jika lawan punya banyak hero dash, Khufra, Minsitthar, atau Phoveus bisa lebih tepat.

Kedua, sesuaikan dengan role yang kamu kuasai. Counter terbaik tetap tidak berguna jika kamu tidak bisa memainkannya. Lebih baik memilih hero counter yang kamu pahami daripada memaksa memakai hero yang sedang populer.

Ketiga, perhatikan fase permainan. Ada hero yang kuat di early game, ada juga yang baru terasa kuat saat late game. Jika lawan memakai marksman late game, tekan sejak awal dengan rotasi dan ganking.

Keempat, jangan lupa item counter. Kadang bukan hanya hero yang menjadi solusi. Item seperti Dominance Ice, Antique Cuirass, Athena’s Shield, Radiant Armor, Sea Halberd, dan Necklace of Durance bisa membantu mengurangi kekuatan lawan.

Kelima, komunikasi dengan tim. Counter hero akan lebih efektif jika tim bisa follow up. Contohnya, Kaja dan Franco butuh rekan yang siap memberikan damage setelah target berhasil dikunci.

Kesalahan Saat Memilih Hero Counter

Banyak pemain memilih counter hanya karena melihat rekomendasi, tetapi tidak memahami cara mainnya. Ini bisa membuat pick menjadi sia-sia. Misalnya, memilih Khufra untuk counter Ling, tetapi tidak tahu kapan harus menahan Bouncing Ball.

Kesalahan lain adalah terlalu fokus counter satu hero sampai lupa kebutuhan tim. Tim tetap butuh damage, frontliner, crowd control, dan objektif. Draft yang seimbang biasanya lebih aman daripada draft yang hanya mengejar counter.

Selain itu, jangan memakai hero counter tanpa melihat patch terbaru. Hero yang dulu kuat bisa saja melemah setelah nerf, sementara hero yang jarang dipakai bisa naik karena buff. Moonton rutin melakukan penyesuaian hero melalui patch, sehingga pemain perlu mengikuti perubahan terbaru.

Kesimpulan

Memahami hero counter MLBB adalah salah satu cara untuk meningkatkan peluang menang, terutama di mode ranked. Beberapa hero seperti Khufra, Minsitthar, Kaja, Franco, Diggie, Esmeralda, Valir, Saber, Lolita, dan Phoveus bisa menjadi pilihan efektif untuk menghadapi hero tertentu.

Namun, counter bukan jaminan kemenangan. Kamu tetap harus memahami mekanik hero, membaca draft lawan, memilih item yang tepat, dan bekerja sama dengan tim. Jika semua itu dilakukan dengan benar, peluang menang akan jauh lebih besar.